SELAMAT HARI SOSIAL MEDIA! Berikut adalah salah satu essay (dalam Bahasa Inggris) mengenai Sosial Media yang pernah saya tulis dan telah saya sesuaikan dengan kondisi saat ini, Semoga bermanfaat 😉 Ilustrasi Sosial Media (sumber; solopos.com) Social Media and Z Generation’s Morality By : C Williem Deo Lumoindong Who are alien with social media? Nowadays, there are only a few, aging conservative community who will raise their hands up. Almost all people, especially in the city walk around while keeping their “precious glowing thing” called gadget. Yes, they’re precious, and of course, they’re glowing. And what they open on their gadgets? Mostly, they open some social media based applications. Our world has changed by the presence of social media. Chat applications quickly replace SMS and phone calls. The main reason is chatting is far cheaper than both conventional ways of telecommunication. But now, what are their impacts for the so-called Z generation? First, ...
Halo semuanya, sudah lama sekali saya, Deo Lumoindong gak ngeblog, entah karena sibuk foto-foto, sibuk main 😆 ataupun sibuk belajar (yang dicoret berarti mitos, hehe). Oke, langsung saja ke topik utama, yaitu MEMOTRET GERHANA MATAHARI ( Kok merah ya tulisannya, jadi ceyem, atut ah... *lah) Sebagai informasi, Gerhana Matahari Total hanya beberapa kota di Indonesia, diantaranya : Palembang (yang paling rame), Balikpapan, Ternate, Palu, Poso, Halmahera, Bangka, Belitung, Sampit, dan Palangkaraya. Gerhana tersebut terjadi sektar 1-3 menit dan untuk melihatnya, harus menggunakan pelindung mata khusus (kalau gk salah namanya ND5, CMIIW). Berhubung saya tinggal di Cikarang (kalau gak tau cari aja di g***le m*ps), nasibnya sama dengan Jakarta, yaitu jadi ibukota , eh maksudnya cuma 88% gerhananya. Sebenernya sih saya udah nyari-nyari kacamata gerhana biar makin asik ngeliat fenomena yang katanya 300 tahun sekali ini, cuma berhubung b...
Mungkin kalau ngomongin soal beasiswa universitas di bulan-bulan begini rasanya kepagian. Tapi tenang aja, gue bukan lagi mau promosi universitas kok, gue cuma pengen cerita tentang pengalaman gue dapat beasiswa di President University. Jadi, sebenernya gue gapernah punya pikiran buat daftar di President University (selanjutnya Presuniv). Alasannya simpel, MAHAL! Gw ngeluarin duit 50 ribu buat makan aja mikirnya berkali-kali, apalagi 300 juta buat kuliah? Ya emang sih kalau buat pendidikan pasti orang tua bakal berkorban, tapi kan kasian juga orang tuanya. Dan dalam rangka 'membantu' orang tua, gw berusaha buat ikut lomba-lomba, apalagi yang ada embel-embel hadiah cashnya. Dan waktu gue kelas 11 (2 SMA), gue ngeliat ada poster INEC 2015 yang hadiahnya Cash+Scholarship. Apaan tuh? INEC itu kepanjangan dari INTERACT National Essay Competition. INTERACT (Interactive Communication Training) sendiri adalah event yang (biasanya) diadakan tiap tahun oleh Presuniv. Tapi tahun ...
Komentar
Posting Komentar